Pilkada

KPU : 2018, Pilkada Sumsel Sudah Resmi Dimulai

PALEMBANG – Anggota Komisi Pemilihan Umum Sumatera Selatan Ahmad Naafi menyatakan secara resmi tahapan pemilihan kepala daerah di provinsi itu tahun 2018 sudah dimulai. Pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah serentak 2018 secara resmi diluncurkan pada, Rabu, kata Anggota KPU Sumsel, Ahmad Naafi saat dihubungi di Palembang. Menurut dia, dengan telah diluncurkannya pilkada serentak itu maka tahapan awal KPU Provinsi Sumsel dan sembilan daerah yang melaksanakan pilkada akan memulai

KPUD Muba Tetapkan Dua Pasang Calon Bupati

PALEMBANG – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, menetapkan dua pasangan calon bupati-wakil bupati untuk mengikuti pemilihan kepala daerah serentak 2017. Dua pasangan calon bupati-wakil bupati Musi Banyuasin yang ditetapkan itu ialah Dodi Reza Alex-Beni Hernedi dari jalur partai politik dan Amiri Aripin-Ahmad Toha dari jalur independen. “Dokumen yang diserahkan kedua pasangan calon bupati-wakil bupati Musi Banyuasin itu ke KPU sudah memenuhi persyaratan,” kata Anggota KPU Sumatera Selatan

Oligarki Parpol dan Strategi "Dua Kaki" Pilkada

JAKARTA – Perbedaan pandangan politik kerap terjadi antara segelintir kader dengan partai politik tempatnya bernaung. Menurut Pengamat politik dari lembaga penelitian Voxpol Center Pangi Syarwi Chaniago hal tersebut dapat terjadi karena dua sebab yakni oligarki partai dan strategi dua kaki. Partai sebagai suprastruktur politik merepresentasikan apa yang menjadi keinginan masyarakat dan kehendak masyarakat, dengan harus tetap mendengar suara kader akar rumput. Namun belakangan menjelang Pilkada DKI Jakarta 2017, yang disebut-sebut

Pakar : Politik Uang Masih "Hantui" Pilkada 2017

SEMARANG – Praktik politik uang masih akan menghantui pemilihan kepala daerah serentak pada Februari 2017, kata pakar politik dari Universitas Diponegoro Semarang Teguh Yuwono.         “Regulasi pilkada serentak tidak menyediakan mekanisme yang kuat untuk menghentikan praktik politik uang (money politics),” kata Dr.Drs. Teguh Yuwono, M.Pol.Admin. kepada Antara di Semarang, Rabu sore.          Regulasi yang dimaksud oleh alumnus Flinders University Australia itu adalah Undang-Undang tentang Perubahan Kedua atas UU No. 1/2015

Tinggal Dua Poin Belum Disepakati dalam Revisi UU Pilkada

JAKARTA — Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan masih ada dua poin yang belum disepakati dalam revisi Undang-Undang Nomor 8 tahun 2015 tentang Pilkada. “Prosesnya tinggal menyerasikan dua poin (revisi UU Pilkada),” katanya di Gedung DPR, Jakarta, Senin (30/05/2016). Dia menjelaskan, pertama, belum diputuskan apakah pejawat hanya cukup cuti ketika kampanye atau ketika pendaftaran. Kedua menurut dia, rumusan sanksi bagi yang tertangkap tangan karena politik uang. “Kalau tertangkap tangan langsung

Diluar Perkiraan, Anggaran Pilkada Meningkat Hingga Rp 7,1 Triliun

JAKARTA — Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyatakan seluruh anggaran untuk pelaksanaan Pilkada serentak pada Desember mendatang telah tercukupi. Secara keseluruhan, ada Rp 7,1 triliun dana dari APBD yang dianggarkan untuk Pilkada.  “Ini memang cukup mengejutkan. Dari sisi efeisiensi dibanding Pilkada seperti sebelumnya, dari perhitungan yang hanya Rp 4,8 triliun ternyata Pilkada serentak justru meningkat jadi Rp 7,1 triliun,” ucap Tjahjo di Kantor Presiden, Senin (2/11). Namun demikian, dia menyebut

Laporan Penerimaan Dana Kampanye Masih Bermasalah di Sejumlah Daerah

JAKARTA — Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat atau JPPR melakukan pemantauan terhadap Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK). Dalam pantau mereka, ternyata masih ditemukan sejumlah masalah terkait dengan LPSDK tersebut, baik dari pasangan calon maupun KPU. Pantauan itu dilakukan dalam rangka mendorong terwujudnya integritas dan akuntabilitas proses Pilkada serentak 2015 pada aspek pendanaan kampanye. Pemantuan ini bertujuan untuk mengukur tingkat kepatuhan pasangan calon kepala daerah dalam menyampaikan LPSDK. Pemantauan dilakukan

Kapolres Imbau Masyarakat Jaga Suasana Kondusif Pilkada Musi Rawas 2015

MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com — Untuk mensukseskan pelaksanaan Pilkada Musi Rawas tahun 2015, Kapolres Musi Rawas, AKBP Herwansyah Saidi, menghimbau pemda, penyelenggara serta stakeholder lainnya agar dapat secara bersama menjaga suasana kondusif pilkada. “Kami menghimbau agar kita semua dapat menjaga suasana kondusif hingga pelantikan bupati terpilih. Siapapun yang terpilih itulah yang terbaik,” ungkap Kapolres saat memberikan kata sambutan pada Rapat Koordinasi Pengawasn Kampanye dan Laporan Dana Kampanye Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati