Disnakertrans Mura Lakukan Sosialisasi dan Pembinaan Tenaga Kerja di Lonsum

Disnakertrans Mura Lakukan Sosialisasi dan Pembinaan Tenaga Kerja di Lonsum

MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan lakukan Sosialisasi bidang Ketenagakerjaan di PT Lonsum Tbk, Sei Lakitan Estate, Senin (23/03/2015).

Kepala Disnakertrans, H Achmad Murtin menyampaikan bahwa pihaknya selama ini terus melakukan pembinaan ketenagakerjaan di beberapa perusahaan di Kabupaten Musi Rawas.

“Pembinaan ini merupakan bagian dari tugas pokok Disnakertrans dalam hubungan Industrial perburuhan. Satu sisi pemerintah mendorong perusahaan untuk dapat meningkatkan kualitas produksi, disisi lain berusaha membantu para karyawan agar hak-haknya terpenuhi dari perusahaan tempatnya bekerja.

Namun tentu saja kepada para karyawan mesti dapat bekerja dengan baik menunaikan kewajiban-kewajiban sebagai karyawan. Demikian juga dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan dan Kesehatan mesti dapat bersama-sama memberikan pelayanan dan meningkatkan harkat martabat para karyawan,” ungkap Murtin yang tahun ini akan mencalonkan diri sebagai Bupati Musi Rawas.

Menurut Murtin, sinergisitas antara Pemda, BPJS dan PT Lonsum dalam pembinaan karyawan akan lebih berdaya guna untuk meningkatkan kesejahteraan karyawan.

“Kedepan kita akan lakukan lebih baik lagi, yang terpenting para karyawan harus paham apa yang menjadi hak dan kewajiban, dengan demikian perusahaan tempat bernaung atau bekerja tidak alasan untuk tidak memperhatikan kesejahteraan karyawannya,” kata Murtin.

Sementara itu, Manajer Subianto mengatakan bahwa dengan 263 karyawan dan 10 staff sudah terdaftar di BPJS, sebelumnya juga ada jaminan kesehatan dan pengobatan untuk karyawan, namun dengan adanya BPJS ini pihaknya merasa lebih terbantu karena memang biaya lebih murah dan ditanggung BPJS.

“Terima kasih dengan adanya niat baik dari pemerintah untuk dapat lebih meningkatkan pelayanan, sosialisasi tentang ketenagakerjaan, BPJS dan lainnya. Yakinlah kami pihak perusahaan akan lebih memperhatikan karyawan yang tentunya sudah ada aturan dan arahan dari pusat,” kata Subianto.

Sedangkan dari BPJS Ketenagakerjaan ikut juga mensosialisasikan tentang pentingnya masuk atau ikut program BPJS. Kepada para karyawan, Achiruddin, KCP BPJS Lubuklinggau menyampaikan hendaknya seluruh karyawan ikut program BPJS Ketenagakerjaan guna untuk kepentingan dan jaminan bagi karyawan.

Demikian juga, Ibrahim Fikri dari BPJS Kesehatan menjelaskan bahwa dengan ikut BPJS Kesehatan berarti sudah ada jaminan kesehatana, apabila sakit maka BPJS akan siapkan anggaran untuk berobat. (fs)

Share This Post