MUSI RAWAS,jurnalindependen.com –– Banjir tidak cuma melanda sebagian wilayah Kecamatan Tiang Pumpung Kepengut (TPK) dengan merendam

MUSI RAWAS,jurnalindependen.com –– Banjir tidak cuma melanda sebagian wilayah Kecamatan Tiang Pumpung Kepengut (TPK) dengan merendam 94 rumah ditiga desa. Banjir luapan sungai Kelingi juga mendera 216 rumah di Kelurahan Kelingi, 166 rumah di Desa Bingin Jungut, kecamatan Muara Kelingi dan 50 rumah di Desa Pulau Panggung Kecamatan Muara Kelingi, Senin (9/2).

Banjir yang menggenangi pemukiman warga, ketinggian air mulai dari batas paha sampai 2,5 meter. Kendati air sudah masuk kedalam rumah, masih banyak warga yang memilih menetap didalam rumah sampai air kembali surut.

Bahkan  beberapa warga masih melakukan aktivitas seperti biasa seperti membeli kebutuhan rumah tangga, namun sebagian warga memilih memakai biduk (perahu kayu) untuk hilir mudik. Selain itu, beberapa warga juga memilih berdiam diri dirumah. Banjir setidaknya hampir menenggelamkan langgar dan polindes.

Selain itu, banyak warga yang memilih mengungsi kerumah kerabatnya yang tidak terkena luapan air banjir. Bahkan, ruko yang berada di pasar kalangan Kelurahan Muara Kelingi milik Disperindagsar Kabupaten Musi Rawas (Mura), saat ini menjadi tempat pengungsian sebanyak 10 kepala keluarga.

Warga RT 3 Kelurahan Muara Kelingi, Cik Em, mengatakan, luapan air terjadi Senin (9/2) sekitar pukul 03.00. Air banjir masuk kedalam rumah secara berangsur-angsur, sehingga barang perabotan masih bisa terselamatkan. Sebab banjir yang terjadi merupakan musibah musiman yang tiap tahun terjadi.

“Sebagai antisipasi banjir musiman ini, sebagian barang sudah diamankan. Ketika luapan air mulai naik kita langsung mengungsi,”jelasnya.

Setelah rumahnya terendam banjir, dia bersama keluarganya langsung memilih mengungsi di ruko yang disediakan oleh pemerintah. Dan mulai menempati sampai air dirumahnya benar-benar surut.

“Saat ini rumah saya sudah terendam hingga 2,5 meter. Tempat saya  paling parah terkena banjir, karena kondisi rumah saya diapit dua sungai yaitu Musi dan Kelingi,” ungkapnya.

Terpisah , Camat Muara Kelingi Amir Hamzah menjelaskan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Dinsos dan BPBD Kabupaten Mura . Selain itu telah melakukan inventarisir data bagi korban banjir yang rencananya akan diberikan bantuan.

Dia  menjelaskan, banjir tahunan seperti ini memang sering terjadi dan banyak warga sudah memaklumi. Walaupun sering menjadi korban banjir, pihaknya terus mencari solusi agar pemukiman penduduk tidak bisa terendam lagi.

“Kalau sungai Musi dan Kelingi meluap otomatis tiga wilayah itu banjir, karena memang rumahnya persis di pinggir sungai,” ungkapnya.

Apabila air banjir tak kunjung surut beberapa hari kedepan, pihaknya akan membuat tenda darurat atau dapur umum bagi warga dan pengungsi yang dipusatkan di pasar inpres tak jauh dari lokasi banjir.

“Kita telah siapkan ruko sebanyak 15 yang belum dipakai, tapi kebanyakan warga memilih bertahan di lantai dua rumahnya, karena rata-rata rumah disana berbentuk rumah panggung, tapi kejadian ini terus kita pantau,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Yamin Pabli saat meninjau lokasi banjir menerangkan, pihaknya sudah menyiapkan bantuan berupa makanan, namun masih menunggu rekomendasi dari Provinsi.
“Sudah kita beritahu beberapa wilayah di Mura terkena banjir, besok (hari ini) bantuan akan diberikan kepada warga melalui Lurah ataupun Kades, karena data korban berada dimereka,” terangnya.

Muara Lakitan Waspada Banjir

Sementara itu banjir yang mendera kecamatan Muara Kelingi, membuat warga yang tinggal di bantaran sungai Lakitan waspada banjir. Kenapa demikian, karena aliran sungai Kelingi arahnya menuju ke Sungai Lakitan. Dan ini sudah menjadi banjir tahunan.

Menurut inpormasi air sungai lakitan sudah mulai naik. Namun belum merendam  sebagian desa Di Kecamatan Muara Lakitan.

Camat Muara Lakitan, Adi Winata, mengatakan saat ini desa diwilayah Muara Lakitan belum ada yang terendam. Walaupun belum ada yang terendam, masyarakat sudah waspada banjir. “Biasanya setelah Muara Kelingi terendam banjir, giliran Muara Lakitan yang terendam banjir,”paparnya.

Balon Bupati Mura, H Achmad Murtin Bagikan Bantuan

Banjir yang melanda wilayah Kelurahan Muara Kelingi dan sekitarnya mengundang perhatian bakal calon (Balon) Bupati Musi Rawas (Mura), H Achmad Murtin. Balon ini meninjau dan berbincang-bincang dengan masyarakat yang terkena banjir. Bahkan sebagai wujud kepeduliannya, ia memberikan bantuan kepada masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Murtin, menjelaskan ia merasa prihatin dengan apa yang menimpa masyarakat. Dan berharap kepada masyarakat banjir ini jangan dianggap musibah tetapi ambillah hikmahnya. (One)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *