Alasan Efisiensi Anggaran, Proyek GCC Mura Terbengkalai

Alasan Efisiensi Anggaran, Proyek GCC Mura Terbengkalai

MUSIRAWAS — Sudah 4 (empat) tahun anggaran berjalan, namun pembangunan Gedung Conventions Center Guru (GCC) di Desa Muara Beliti Baru, Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Musirawas, Provinsi Sumatera Selatan, belum selesai dikerjakan.

Pantauan di lokasi, pembangunan gedung yang dianggarkan selama 3 (tiga) tahun berturut-turut yaitu tahun 2011, 2012 dan 2013, senilai hampir 9 (sembilan) milliar hanya terlihat pondasi poor, sebagian tiang pancang beton trategang pracetak yang masih tergeletak di atas tanah serta talud penahan tanah.

Data yang dihimpun, pembangunan GCC dimulai pada tahun anggaran 2011 sebesar Rp. 3.058.715.000, dikerjakan oleh PT Hasta Jaya Aviasi. Di tahun 2012 dianggarkan lagi sebesar Rp. 2.875.064.500. dilaksanakan oleh PT Sinar Bulan Sentosa. Dan pada tahun 2013 Pemerintah Kabupaten Musirawas kembali menganggarkan dana untuk pembangunan GCC senilai Rp. 2.870.500.000, dilaksanakan oleh PT Jaka Utama Persada.

Pejabat Pelaksana Tehnis Kegiatan (PPTK) GCC, Alius Franseda, via handphone, Kamis (27/11), mengatakan pembangunan GCC pada tahun 2011, 2012, dan 2013, sudah selesai 100 persen. Sedangkan pada tahun 2014, pekerjaan tidak dilanjutkan karena ada efisiensi anggaran. “Mungkin tahun depan kalau dana sudah ada, pembangunan ini akan dianggarkan dan pekerjaan dapat dilanjutkan,” katanya.

Sementara, Koordinator Laskar Anti Korupsi Perjuangan 45 (LAKI 45) Sumatera Selatan, Ahlul Fajri, Rabu (26/11) mengatakan pihaknya sudah investigasi dan mengumpulan data. “Dalam waktu dekat kami akan melaporkan proyek GCC ini ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta,” tegasnya. (sul)-Wamen

Share This Post