Lurah Sesalkan Tak Satupun Dewan Hadir Pada Musrenbang Lubuklinggau Utara I

Lurah Sesalkan Tak Satupun Dewan Hadir Pada Musrenbang Lubuklinggau Utara I

LUBUKLINGGAU — Lurah di KecamatanLubuklinggau Utara I menyesalkan tidak ada satu pun anggota DPRD Kota Lubuklinggau yang hadir saat kegiatan Musrembang tingkat kecamatan yang digelar di Kecamatan Lubuklinggau Utara I, Kamis (18/2/2016).

Padahal, kehadiran anggota dewan dinilai sangat penting artinya dalam kegiatan tersebut. Sebab, dewan yang merupakan wakil rakyat, bisa memerkuat aspirasi masyarakat melalui usulan dalam musrembang tersebut, untuk dibawa ke musrembang tingkat kota.

“Saya selaku lurah sangat menyesalkan anggota dewan tidak hadir disini. Satu pun tidak ada, padahal ada delapan anggota dewan dari daerah pemilihan (dapil) Utara sini. Mereka kan perwakilan kita, sudah semestinya hadir dalam kegiatan seperti ini. Ini yang dari utara tidak ada yang datang,” ungkap Irwin, Lurah DurianrampakKecamatan Lubuklinggau Utara I, dalam rapat musrembang diKecamatan Lubuklinggau Utara I, Kamis (18/2/2016).

Dikatakannya, selaku lurah ia sangat kecewa dengan tidak hadirnya anggota dewan dalam kegiatan musrembang tersebut. Padahal menurutnya, sepengetahuannya undangan bagi anggota dewan untuk mengikuti kegiatan tersebut sudah disampaikan.

Sementara itu, Camat Lubuklinggau Utara I, Firdaus Abki saat dimintai komentarnya terkait keluhan lurah atas ketidakhadiran anggota dewan pada acara musrembang tersebut mengatakan, sebenarnya pihak kecamatan sudah melayangkan surat undangan untuk anggota dewan.

“Undangan tertulis sudah kami layangkan. Kemudian pemberitahuan melalui telepon juga sudah diupayakan. Namun kenyataannya, memang tidak ada (anggota dewan) yang hadir dalam kegiatan musrembang ini,” kata Firdaus Abki.

Terkait dengan kegiatan musrembang itu sendiri, Firdaus Abki menjelaskan, untuk ditingkat kecamatan, pihaknya menerima masing-masing lima usulan per kelurahan. Dimana, sebagian besar, usulan dari sepuluh kelurahan yang ada di KecamatanLubuklinggau Utara I adalah masalah infrastruktur. Seperti pembuatan jalan pemukiman. Ada juga usulan pembangunan saluran irigasi.

“Rata-rata usulannya infrastruktur, jalan kampung, itu hampir merata. Ada beberapa irigasi, tapi tak banyak seperti di Kelurahan Petanang Ilir dan Petanang Ulu. Harapan kita, usulan ini bisa terpenuhi seluruhnya, mengingat ini merupakan kebutuhan penting bagi masyarakat,” katanya.

Sumber : Sripoku.com

Share This Post