PHK Yang Terjadi Jangan Dianggap Remeh

PHK Yang Terjadi Jangan Dianggap Remeh

JAKARTA — Wakil Ketua DPR Fadli Zon Sabtu (6/2) menghadiri Kongres Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI). Dalam sambutannya Fadli Zon menekankan bahwa buruh Indonesia memiliki hak untuk hidup sejahtera.

Pimpinan DPR dari Fraksi Gerindra ini juga menegaskan bahwa PHK yang terjadi dalam satu tahun terakhir ini, tidak bisa dianggap remeh. Sebab, menyediakan pekerjaan adalah bagian dari amanah konstitusi. “Pemerintah jangan anggap enteng masalah ini karena lapangan kerja adalah hak setiap warga. Ini amanah konstitusi,” tegas Fadli usai membuka Kongres ke-5 FSPMI di Sport Mall Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Lebih lanjut, Fadli menekankan, kalau teman-teman para pekerja datang ke DPR, tidak perlu demo. “ Kita buka lebar pintu DPR dan kita gelar karpet merah. Kita ingin buruh sejahtera, buruh makmur,” ucap Fadli disambut sorak dan tepuk tangan peserta Kongres termasuk Ketua FSPMI Said Iqbal.

Kepada Pemerintah, Fadli Zon mengingatkan, gelombang PHK yang terjadi akan menjadi ancaman bagi buruh. Karena itu Pemerintah jangan menganggap enteng akan hal itu. Selain itu, dia meminta pemerintah membuat kebijakan pro upah layak kepada buruh sehingga kehidupan buruh menjadi sejahtera. 

Pada forum Kongres ini, Fadli berharap menjadi kesempatan bagi kawan-kawan buruh  untuk  mengkritisi kebijakan yang tidak pro rakyat. Masyarakat, ingin buruh solid dan kuat. Karena itu dia berharap Kongres ke-V FSPMI dapat menghasilkan kebijakan yang pro rakyat. ” Kalau buruh sejahtera maka rakyat juga sejahtera. Ini merupakan tulang punggung industri kita,” tutur dia.

Kedatangan Pimpinan Dewan pada Kongres ke-5 FSPMI yang dihadiri ribuan buruh tersebut ditegaskannya, sebagai bagian dari kepedulian dan mendengar langsung aspirasi buruh terhadap situasi ekonomi saat ini.(hm,mp–DPR RI)

Share This Post