Proyek Peningkatan Jalan Sp Periuk- Tugu Mulyo-Terawas Diduga Fiktif

Proyek Peningkatan Jalan Sp Periuk- Tugu Mulyo-Terawas Diduga Fiktif

Musi Rawas — Kendati dananya sudah dianggarkan, ternyata proyek peningkatan jalan milik Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang ada di daerah Sp Periuk, Tugu Mulyo dan Terawas dalam wilayah Kabupaten Musi Rawas sampai saat ini belum ada perbaikan.

Hal ini menyebabkan masyarakat yang bermukim di kawasan sepanjang jalan ini resah. Termasuk pula para pengguna jalan, baik roda dua, empat dan pejalan kaki yang sedang melintasi daerah tersebut, bahkan terlihat kondisi jalan terbilang cukup parah hampir di sepanjang jalan dari Simpang Periuk menuju Tugu Mulyo banyak mengalami kerusakan disana-sini.

Berdasarkan informasi yang diterima wartawan, diketahui pada tahun 2014 lalu, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Sumsel sudah menganggarkan dana, melalui pos Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2014, yang nilainya terbilang fantastis sebesar Rp7.895.119.000. dan PT Rama Rinda Pratama selaku rekanan yang melaksanakan proyek ini, seperti yang tertera dalam Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Provinsi Sumsel.

Pantauan di lapangan, menemukan kondisi jalan banyak yang berlobang, hampir rata-rata terjadi di sepanjang jalan Sp Periuk, Jalan Tugu Mulyo dan Jalan Terawas dalam wilayah Kabupaten Musi Rawas (Sumsel).

“Gimana ini mas, katanya jalan ini sudah dianggarkan Pemerintah Provinsi Sumsel melaksanakannya, nyatanya hingga sekarang kondisi tetap seperti itu, dan tidak ada sama sekali perbaikkan, sehingga dikhawatirkan proyek ini diduga fiktif,” ujar Paino (52) salah satu warga yang ada disana kepada wartawan yang kebetulan sedang melintasi jalan tersebut.

Dia juga menjelaskan, ke­rusakan jalan yang ada saat ini sudah lama berlangsung dan terkesan tidak ada perhatian dari pemerintah guna memperbaikinya. “Kami khawatir, kalau malam hari terjadi tindak kriminal, pernah waktu itu terjadi perampasan sepeda motor terhadap pengendara yang sedang melintas jalan ini. Untuk itu agar media ikut andil memberitakan masalah jalan yang ada di daerah ini, sehingga pemerintah, wakil rakyat peka dan tahu kondisi dan keinginan masyarakat yang ada di daerah ini,” harapnya.

Hal senada dikatakan Ali Handoko (45), salah satu warga A widodo, kepada wartawan, cukup kaget dan heran merasa tidak percaya, jika proyek bernilai miliaran yang sudah dianggarkan ini, tidak dilaksanakan. “Kok bisa ya mas, proyek jalan yang ada di daerah kami tidak dilaksanakan, padahal dananya sudah ada, kira-kira dikemanakah dana sebesar itu?” ujar Ali tidak habis pikir.

Sementara itu, Kepala Unit Pelaksana Teknis Kegiatan (UPTD) PJ3 Kabupaten Musi Rawas, Mujianto, saat dihubungi via telp kantor mengatakan tidak sedang ada dikantor. Menurut keterangan Ismail selaku penjaga kantor pimpinanya tidak ada dikantor.

“Sebaiknya kalau menyangkut masalah proyek jalan yang anda tanyakan itu, silahkan menghubungi Dinas PU Bina Marga (BM) Provinsi Sumsel yang ada di Palembang, karena PPTK-nya juga ada disana, sedangkan pak Mujianto sendiri saat ini sedang keluar,” jelasnya.

Terpisah, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Sumatera Selatan, saat dihubungi via telepon kantor, Kamis pekan lalu, terkait kegiatan proyek jalan ini belum bisa memberikan keterangan apapun, karena Kepala Dinas maupun pejabat berkompeten sedang ada rapat.

“Maaf pak, saat ini kepala dinas sedang rapat bersama pejabat lainnya, kita belum bisa memberikan keterangan apapun, nanti kita sampaikan dengan pimpinan dan akan kita hubungi lagi kalau rapat sudah selesai,” ujar salah satu staf pegawai PU BM yang mengaku bernama Indra.

Namun nyatanya sampai berita ini naik cetak belum ada konfirmasi balik lagi dari pihak Dinas PU BM Provinsi Sumatera Selatan.@gus — Harianjayapos

Share This Post