Sidang Perdana PHP Kada Bengkulu, Pemohon Dalilkan TSM Pelanggaran Utama

Sidang Perdana PHP Kada Bengkulu, Pemohon Dalilkan TSM Pelanggaran Utama

MAHKAMAH KONSTITUSI (MK) menggelar sidang pendahuluan perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Kepala Daerah (PHP kada) yang diajukan oleh enam Pemohon. Sidang tersebut digelar oleh Majelis Hakim Panel 3 yang dipimpin oleh Hakim Konstitusi Patrialis Akbar di ruang sidang panel MK, Jakarta, Kamis (7/1).

Salah satu pemohon pada PHP Kada Provinsi Bengkulu, Pasangan Calon Nomor Urut 2 Sultan Najamudin dan Mujiono sebagai Pemohon perkara nomor 10/PHP.GUB-XIV/2016 mendalilkan bahwa Pasangan Calon Nomor Urut 1 Ridwan Mukti dan Rohidin Mersyah telah melakukan pemberian uang kepada anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Peristiwa tersebut telah tertangkap tangan oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP), tetapi hal tersebut tidak ditindak lanjuti oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu).

“Di Provinsi Bengkulu, pasangan calon nomor urut 1 telah tertangkap tangan memberikan uang kepada Ahmad Ahyan, anggota PPK Singaran Pati, Kota Bengkulu. Ia terbukti menerima uang sebesar Rp 5.000.000 dari tim kampanye Ridwan Mukti-Rohidin dan telah tertangkap tangan oleh DKPP. Menurut kami, hal tersebut telah melanggar UU Pilkada dan seharusnya pasangan calon nomor urut 1 tidak diperbolehkan mengikuti pemilihan kepala daerah Provinsi Bengkulu,” papar kuasa Hukum Pemohon Zetriansyah. (panji erawan/lul–MK)

Share This Post