Wali Murid Merasa Dizholimi, Dana BSM Ditahan Kasek

Wali Murid Merasa Dizholimi, Dana BSM Ditahan Kasek

Palembang, Jurnalindependen.com — Mengenai penyaluran dana Bantuan Siswa Miskin (BSM), Wali Murid merasa didzolimi Kepala Sekolah (Kasek) Muhammadiyah di Kota Palembang.

Seperti yang dituturkan salah seorang wali murid bahwa anaknya diajak ke Bank BRI untuk mencairkan BSM tersebut namun uang tersebut dikumpul pada Kasek.

“Anak saya di diajak Kasek pergi ke bank BRI Plaju bersama 10 teman untuk pencairan BSM. Setelah uang dicairkan, dikumpulkan oleh kepala sekolah dengan alasan akan dikelola oleh sekolah.

Kepala sekolah mendzolimi anak Saya dengan memegang duet Rp 750.000 bahkan buat makan dan ongkos pun tidak dikasih,” kata wali murid tersebut. (Rabu – 04/11/2014)

Sementara itu, Wakasek tersebut ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa memang pihaknya mengambil uang tersebut. “Kepala Sekolah memang mengambil uang dan langsung diinformasikan melalui si anak kegunaan uang tersebut. Antara lain untuk daftar ulang, uang semester yang belum dibayar,” jelas Wakasek (05/11/2015)

“Uang tersebut dipergunakan untuk keperluan siswa dan sudah dijelaskan ke wali murid,” kata Kasek melalui seluler-nya. (06/11/2015)

Mengenai Bantuan Siswa Miskin tersebut yang diambil kepala sekolah tanpa sepengetahuan wali murid sudah dikabarkan ke Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Palembang.

“Kami akan teliti dahulu, kalau memang benar maka Senin kami akan sidak ke sekolah tersebut. Tolong namo siswa yang tidak menerima Bantuan Langsung Siswa Miskin diberikan ke kita. BSM apabila tidak di sampaikan dengan anak jelas pelanggaran,” katanya.

Sabtu tanggal 07/11/2015 pukul 15.30 WIB Kepala Sekolah mengajak Rapat dengan Wali Siswa untuk membahas masalah BSM tersebut. Hasil rapat kepala sekolah dengan wali siswa mengenai BSM belum di ketahui.

DPRD Kota, Walikota, Kejaksaan, Kepolisian belum berhasil diminta konfirmasi mengenai tindakan Dzolim Kepala Sekolah Swasta tersebut. Begitu juga pihak Bank BRI yang mencairkan BSM tanpa Wali Murid belum bisa kami konfirmasi.(rd)

Share This Post