Warga Sekitar PT PHML Pertanyakan Kompensasi Dugaan Pencemaran Sungai Kungku

Warga Sekitar PT PHML Pertanyakan Kompensasi Dugaan Pencemaran Sungai Kungku

MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com — Puluhan masyarakat yang tinggal di sekitar PT PHML mendatangi pabrik Perusahaan tersebut untuk mempertanyakan kompensasi atas dugaan pencemaran limbah di Sungai Kungku, Jumat (06/11/2015).

Koordinator masyarakat tersebut, Deni menyampaikan kepada Jurnalindependen.com bahwa mereka mendatngi PT PHML mempertanyakan janji pihak perusahaan untuk membuatkan sumur bor beserta tanki air dan pipa. Kompensasi ini menurut Deni karena masyarakat tidak dapat lagi menggunakan air Sungai Kungku yang diduga tercemar oleh limbah pabrik kelapa sawit PT PHML.

“Kami ingin mempertanyakan janji pihak perusahaan untuk membuatkan sumur bor beserta tangki dan pelengkapan lainnya. Permintaan ini kami ajukan karena kami tidak dapat lagi mempergunakan air Sungai Kungku yang tercemar. Bila kami mandi di sungai tersebut terasa gatal-gatal, karena hal tersebut kami kesulitan air.

Pihak perusahaan menyanggupi dan hal tersebut sudah disampaikan HRD PT PHML, Zulkarnain bersama Manager Pabrik, Marali Hutasoit pada rapat waktu itu. Profosal sudah kami ajukan tapi hingga kini belum ada penyelesaian. Menurut Manager Pabrik yang sudah kami hubungi bahwa mengenai profosal tersebut sudah di rapatkan tinggal menunggu instruksi atasan. GM PT PHML ketika didatangi kantornya ternyata sudah pulang, jadi kami akan datang pada Senin dengan melibatkan seluruh warga termasuk anak kecil. Bila Senin besok masih tidak ada tanggapan kami akan menyegel pintu pabrik,” ancam Deni. (fs)

Berita Terkait :

Dugaan Pencemaran Limbah PT PHML Sudah di Lapor ke BLH Mura

Share This Post